Menu Tutup

Mengejar Mimpi dan Prestasi – Belajar dari Maudy Ayunda

Maudy Ayunda Role Model Generasi Millenial

Hai semua. Kali ini kita ngobrol sedikit tentang cita-citamu yuk.

Mungkin kamu suka melukis, suka membuat film, ataupun suka bernyanyi. Mungkin banyak juga di antara kalian yang ingin menjadi public figure, baik sebagai influencer, aktris, penyanyi, maupun model.
Nah, pernah nggak sih kamu merasa dilema antara mengejar impianmu dan prestasi akademismu?

Dilema itu pasti sering terjadi. Tapi kamu nggak perlu khawatir, mengejar impianmu bukan berarti kamu perlu meninggalkan prestasi akademismu loh! Coba yuk kita belajar dari role model satu ini.

Menjalani kehidupan sebagai publik figur tentu bukanlah hal yang mudah, seorang publik figur harus menjadi contoh bagi masyarakat khususnya untuk para penggemarnya. Saat ini banyak publik figur yang ingin terkenal namun karena sensasi. Akan tetapi tidak semua publik figur seperti itu, dari sekian banyaknya artis yang berprestasi, Maudy Ayunda adalah salah satunya.

Setelah selesai kuliah program sarjana di oxpord, Maudy Ayunda diterima di Harvard University yang merupakan universitas terbaik peringkat 1 dunia dan Stanford University berada di peringkat 2 universitas terbaik dunia versi Webometrics.

Maudy Ayunda adalah salah satu bukti bahwa setiap orang dapat menjadi seseorang yang berlimpah prestasi. Di usianya yang terbilang muda, Maudy sudah banyak mencatatkan prestasi baik di bidang perfilman, buku bahkan di bidang akademik. Gadis yang lahir di Jakarta pada tanggal 19 Desember 1994 ini memiliki nama lengkap Ayunda Faza Maudy. Selain memiliki suara merdu, Maudy mahir memainkan alat musik gitar dan piano.

Berikut fakta – fakta yang membuktikan kalau Maudy Ayunda adalah sosok yang patut jadi panutan Millenial.

1. Maudy diterima di berbagai universitas ternama di dunia.

Setelah lulus SMA, Maudy diterima di berbagai universitas terkenal di dunia seperti Colombia University, Oxford University. Awalnya dia mau meneruskan studinya di Colombia University, namun dengan alasan Inggris lebih dekat dengan Indonesia dari pada Amerika, maka dia memilih Oxford University dan masuk di jurusan Philosohy, Politics, Economics (PPE). Ia merupakan satu-satunya mahasiswa Indonesia di jurusan tersebut. Sekarang ia telah menyelesaikan studinya. 

2. Fasih 3 bahasa asing.

Selain bahasa Indonesia, Maudy mahir berbahasa asing seperti bahasa Spanyol, Mandarin, dan Inggris. Sangat mengagumkan, yaaaa !!!

3. Prestasi gemilang di tingkat SMA.

Ketika SMA, Maudy pernah dipercaya menjadi Ketua OSIS di British International School Jakarta. Selain itu dia juga pernah memenangkan lomba lari, lomba matematika, dan Interschool English Speech Contest.

4. Berpengalaman sebagai pembicara.

Maudy juga pernah menjadi pembicara dalam acara tingkat global “The Regional Conference Evaluate the Millennium Development Goals and Looks to Creating a Foundation for the Post 2015” yang diadakan di Nusa Dua Bali.

5. Pemain film yang handal.

Sampai sejauh ini, sudah 9 judul film yang telah dimainkan oleh Maudy. Sejak usia muda, dia sudah merintis pengalamannya di dunia akting. Dari film tersebut Maudy mendapat penghargaan sebagai Pemeran Utama Wanita Terpilih di Festival Film Jakarta 2006.

6. Penyanyi Muda.

Di usianya yang hampir 23 tahun ini, Maudy sudah mengeluarkan 2 buah album yang masing-masing terdiri dari 10 lagu.  

7. Meninggalkan karier demi berkuliah

Aktris kelahiran 19 Desember 1994 ini sempat meninggalkan dunia hiburan demi berkuliah di Oxford University, Inggris. Ia menyelesaikan kuliahnya tepat waktu di jurusan Politics, Philosophy and Economics (PPE) dan mendapatkan gelar Bachelor of Arts. Tak hanya itu, ia juga menjadi orang Indonesia pertama yang lulus pada jurusan tersebut.  

8. Mandiri di luar negeri

Karena studinya bertempat di Inggris tentunya menjadi salah satu alasan Maudy harus berpindah tempat tinggal demi mengejar impiannya. Selama di Inggris, pemain film Perahu Kertas tersebut dituntut untuk menjadi pribadi yang mandiri dan berani di luar negeri. Kehidupannya selama di Inggris bertolak belakang dengan di tanah air, ia pun harus melakukan segala keperluan tanpa dibantu siapa pun seperti memasak sendiri, menyuci baju sendiri, bahkan saat berkuliah ia rela menaiki sepeda untuk menuju ke kampus.

9. Liburan di isi dengan hal bermanfaat

Ketika libur kuliah selama beberapa bulan, Maudy memanfaatkan waktu liburannya untuk kembali ke dunia hiburan. Maudy mengakui kalau saat ia pulang ke Indonesia, banyak project terbaru menghampirinya seperti ia merilis single berjudul ‘Jakarta Ramai’ beberapa waktu lalu.

10. Aktif berorganisasi

Ketika masih bersekolah di British International School, Maudy pernah menjabat sebagai ketua OSIS. Tak berhenti sampai situ, ketika berkuliah di Oxford University, Maudy juga menjabat sebagai Head of Speakers di organisasi Oxford Economics Society.

Itulah beberapa fakta mengenai prestasi Maudy Ayunda. Di usia yang masih muda, Ia telah menciptakan prestasi di berbagai bidang (musik, penulisan, akademik, dll) baik itu di tingkat nasional maupun internasional.

Nah, untuk kamu sobat AsahSaya, yuk belajar sedikit dari Maudy Ayunda. Mengejar mimpi itu sesuatu yang mungkin asalkan kita mau berusaha loh. Apapun impianmu, kalau kamu berusaha pasti bisa meraihnya.

Dan jangan lupa, mengejar impianmu bukan berarti kamu harus melupakan kegiatan belajar akademikmu. Seperti Maudy Ayunda yang di tengah kesibukannya masih mengedepankan kehidupan akademiknya, kamupun juga bisa begitu.

Jangan lupa belajar yah guys. Percaya deh, semua usaha belajarmu yang kamu lakukan di sekolah nantinya pasti akan berguna untuk kehidupanmu mendatang.

Yuk terus semangat kejar cita-cita dan impianmu!

Posted in SD, SMA, SMK, SMP, UMUM

Konten terkait

2 Comments

  1. Pingback:3 PENYEBAB AIR LAUT BERWARNA BIRU - AsahSaya

  2. Pingback:Belajar Online Sebuah Keniscayaan - AsahSaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *