Menu Tutup

Jangan Takut Hantu! Berikut Ini Pendapat Para Ahli Mengenai Keberadaan Hantu

Hai AsahSaya Readers! Apa kalian takut hantu?

Kepercayaan akan adanya hantu sudah berkembang sangat lama. Saat ini kepercayaan terhadap hantu juga didukung dengan adanya acara-acara di televisi yang membahas topik mengenai hantu, begitupun dengan menjamurnya komunitas-komunitas foto hantu, yang beberapa hasil jepretannya menunjukan bukti eksistensi hantu. Hal ini membuat masyarakat semakin percaya akan keberadaan makhluk tidak kasat mata ini.

Mungkin banyak yang bertanya-tanya apa itu hantu. Segelintir orang mempercayai keberadaan hantu dan menganggap hantu adalah roh manusia yang gentayangan, statement ini didukung oleh pernyataan segelintir orang yang menganggap dirinya pernah melihat, ataupun merasakan kehaadiran hantu. Sebagian orang juga menganggap bahwa sebenarnya hantu tidak ada.

Hantu sudah biasa menjadi topik pembicaraan di kalangan masyarakat Indonesia. Tidak hanya di Indonesia, tapi juga di luar negeri. Rupa hantu digambarkan dalam berbagai macam  bentuk. Siapa disini yang takut hantu? Tidak perlu takut. Berikut ini merupakan pembahasan para ahli mengenai hantu. Yuk simak!

Hantu menurut Albert Einstein (Ilmuan Fisika)

Albert Einstein memberikan penjelasan ilmiah mengenai adanya hantu. Dikutip dari buku berjudul ‘Ghosthunter’ yang ditulis oleh peneliti hantu bernama John Kachuba, “Albert Einstein telah membuktikan bahwa energi di alam semesta ini adalah hal yang konstan dan hal tersebut tidak dapat diciptakan maupun dihancurkan. Jadi jika seorang manusia mati, maka energi akan bertransformasi ke energi yang lain. Harusnya kita bisa menyebut bentuk energi baru ini dengan ‘hantu’”.

Namun beberapa ilmuan tidak setuju dengan anggapan ini. Menurut mereka energi orang yang mati  tidak akan berubah menjadi energi baru yang disebut dengan “hantu”. Menurut mereka ketika manusia mati, maka energinya akan berubah menjadi energi panas, dimana jasad manusia dikebumikan, kemudian tumbuhan menyerap leburan dari jasad di dalam tanah  tersebut, dan tumbuhan tesebut akan dimakan oleh hewan. Hal sebaliknya juga berlaku ketika manusia memakan dan menyerap energi dari leburan jasad dari hewan dan tumbuhan, tapi hewan tidak yang mati tidak menjadi hantu. Hal ini yang membuat para  ilmuan ragu akan anggapan Albert Einstein.

Hantu menurut Michael Persinge (Ahli syaraf di Kanada)

Michael Persinge mempelajari keterkaitan efek medan elektromagnetik dengan persepsi manusia terhadap hantu. Penelitian ini menghasilkan hipotesis bahwa medan magnet yang berdenyut tidak kentara di bawah kesadaran manusia dapat membuat orang merasa seolah-olah ada kehadiran makhluk lain di dekatnya. Hal ini juga berkaitan dengan pola aktivitas yang tidak wajar di lobus temporal otak.

Penelitian berbasis laboratorium Persinger menggunakan sebuah helm yang dipasang di kepala para partisipannya. Ia menemukan beberapa pola medan magnet lemah di atas kepala seseorang selama 15 sampai 30 menit. Getaran frekuensi infrasonik turut menyebabkan ketidaknyamanan secara fisiologis. Para psikolog telah mempelajari kaitan suara pusaran angin dan kebisingan lalu lintas di dekat tempat tinggal dengan disorientasi, perasaan panik, perubahan detak jantung dan tekanan darah hingga efek-efek psikis lainnya seperti perasaan didatangi hantu.

Hantu menurut Vic Tandy (Pakar elektronika dan komputer dari University Coventry)

penglihatan kita terhadap makhluk halus dipengaruhi oleh gelombang infrasonic. Gelombang infrasonic merupakan gelombang dengan frekuensi 20 Hz yang tidak dapat ditangkap oleh telinga manusia. Namun jika gelombang dengan frekuensi rendah tersebut terjadi dengan intensitas yang cukup besar maka manusia akan cukup peka merasakannya. NASA pernah memperhitungkan jika mata manusia bereaksi dengan gelombang frekuensi 18 Hz, bola mata manusia mulai bergetar dan memunculkan obyek asing, obyek asing tersebut itulah yang kita anggap sebagai hantu.

Nah kalian sudah tau kan pendapat para ahli mengenai fenomena hantu. Jadi bagaimana menurut  kalian? Apa kalian masih takut hantu?

Sumber: merdeka.com,kompasiana.com, tirto.id

Artikel Lainnya

Yuk Bahas Perbedaan Atom, Unsur, Molekul dan Ion!

Selain Manusia dan Hewan, Tumbuhan Juga Punya Hormon Loh Guys!

Ilmuwan Indonesia Sebagai Penemu Sains Yang Fenomenal

Posted in SD, SMA, SMK, SMP, UMUM

Konten terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *