Menu Tutup

Peran Penting Keluarga Dalam Mendidik Anak

Hai AsahSaya Readers!

Yuk kita bahas mengenai peran penting keluarga dalam mendidik anak! Sebelumnya ada yang tau apa pengertian dari pendidikan dan keluarga?

Menurut John Dewey, Pendidikan merupakan suatu proses pengalaman, karena kehidupan merupakan pertumbuhan. Pendidikan berarti membantu pertumbuhan batin manusia tanpa dibatasi oleh usia. Proses pertumbuhan adalah proses penyesuaian pada setiap fase dan menambah kecakapan dalam perkembangan seseorang melalui pendidikan.

Menurut Departemen Kesehatan RI, Keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat yang terdiri dari kepala keluarga dan beberapa orang yang berkumpul dan tinggal di suatu tempat, di bawah satu atap dalam keadaan saling ketergantungan.

Pendidikan sangat penting bagi kehidupan manusia. Seorang anak yang memiliki pendidikan yang baik tentu dapat membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Hal inilah yang dapat diterapkan dalam segi kehidupannya. Pendidikan sangat penting, terlebih  di jaman modern saat ini. Umumnya seorang anak yang memiliki bekal pendidikan dari orang tua, maka memiliki bekal hidup untuk melihat dunia luar.

Berikut ini adalah beberapa peran penting keluarga dalam mendidik anak, antara lain:

Membimbing anak

Di masa-masa perkembangan anak, anak tentu akan mengalami masa labil dimana anak  sedang mencari jati diri mereka. Jadilah keluarga yang senantiasa membimbing mereka ke jalan yang baik, karena peran pembimbing sangatlah penting bagi perkembangan anak.

Menjadi pengawas bagi anak 

Keluarga haruslah menjadi pengawas yang baik untuk seorang anak. Pengawasan sangat penting untuk tumbuh kembang anak, baik dalam bidang pendidikan, bidang social maupun bidang lainnya. Pengawasan dilakukan sampai anak tumbuh dewasa, dimana mereka sudah mampu dalam mengontrol dirinya sendiri. Sering kali kita jumpai orangtua atau keluarga yang terlalu ketat dalam mengontrol anak mereka, sehingga anak mereka jadi sulit untuk berkembang. Jadilah keluarga yang tidak berlebihan dalam mengawasi anak. Salah satu kegiatan mengawasi anak adalah dengan mengontrol dan mengatur waktu dari si anak.

Menciptakan lingkungan yang baik untuk anak

Perilaku anak tidak terlepas dari lingkungan mereka. Kebanyakan anak yang baik tercipta dari lingkungan yang baik, maka ciptakan lingkungan yang baik untuk tumbuh kembang anak.

Membangun social anak

Anak yang terbiasa dalam bersosialisasi sejak dini akan lebih mudah dalam berkomunikasi dengan orang lain di saat dewasa. Dengan sering bersosialisasi, maka dapat meningkatkan rasa percaya diri dari si anak. Pilihlah lingkungan yang baik untuk anak bersosialisasi.

Membantu rencana pendidikan anak

Pendidikan merupakan hal yang sangat penting bagi anak. Melalui pendidikan, mereka dapat menjadi anak yang lebih baik dalam menjalani kehidupannya kelak. Kebanyakan anak bingung untuk memilih pendidikan untuk dirinya sendiri. Jadi diskusikanlah hal tersebut dengan anakmu. Lihatlah kecenderungan bakat dari mereka. Ingatlah bahwa setiap anak memiiki kecenderungan untuk menonjolkan bakat  yang berbeda, jadi cermati baik baik ya.

Menjadi guru yang baik

Guru merupakan seseorang yang mendidik, mengajarkan suatu ilmu, membimbing dan melatih, memberikan penilaian, melakukan kegiatan pendidik, serta melakukan evaluasi kepada peserta didik. Guru sering menjadi sosok teladan bagi siswa yang diajarnya. Sama sepeti sosok guru, sosok dalam keluarga merupakan guru pertama kali bagi anaknya. Hal-hal pertama bagi anak diajarkan oleh keluarganya. Keluarga membantu untuk menjelaskan apa saja yang anak lihat sampai anak tersebut menjadi anak yang paham dan pandai.

Menjadi teman yang baik

Keluarga dapat menjadi teman anak dalam bidang pendidikan maupun bidang lainnya. Terkadang anak akan takut berhadapan dengan orang tua ketika belajar, maka jadilah teman bagi mereka, karena pendekatan ini akan membuat anak merasa nyaman dan terbuka dalam bercerita mengenai pendidikannya di sekolah atau dimanapun. Menjadi teman yang  baik untuk anak, tentu dapat  membantu keluarga dalam mengawasi pendidikan anak dengan lebih baik.

Merangkul anak

Anak yang sudah tumbuh dewasa bukan jaminan bahwa mereka tidak membutuhkan kasih sayang dari keluarga. Keluarga harus merangkul anak mereka, misalnya ketika mereka memiliki masalah, sehingga mereka tidak melakukan hal-hal negative.

Dari penjabaran di atas, kita bisa simpulkan bahwa peran pendidikan keluarga sangatlah besar. Pendidikan dan keluarga adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan, karena keluarga merupakan organisasi terkecil yang mendukung perkembangan bagi anak.

Artikel Lainnya :

Bagaimana Cara Berpikir Kreatif ?

Fakta Ilmiah Tentang Kucing

Jangan Takut Hantu! Berikut Ini Pendapat Para Ahli Mengenai Keberadaan Hantu

Sumber :

zonareferensi.com

www.seputarpengetahuan.co.id

dosenpsikologi.com

sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id

Posted in UMUM

Konten terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *